Di zaman yang semakin modern seperti sekarang ini sering kali manusia selalu berpikir simple dan tidak mau ambil pusing apa yang terjadi saat ini. Bahkan mereka menyamakan satu yang berbeda dengan yang lain. Bahkan mereka memukul rata segala hal termasuk dalam hal kepercayaan mereka.
Bahkan sering kali segala hal dipukul rata dengan sebuah "ilmu pengetahuan" sehingga mereka ngambil sebuah kesimpulan bahwa semua harus disama ratakan. Semua itu ada standard Baru yang mereka buat menurut keyakinan hidup mereka sendiri.
Sehingga dalam hal pengenalan akan pribadi Tuhan Yesus Kristus semakin biasa saja. Bahkan menganggap Tuhan Yesus Kristus sama dengan dewa atau baal yang mengaku punya kuasa, bahkan orang percaya pun banyak yang terpengaruh dan memasukan hal yang bukan Firman menjadi seolah olah Firman. Hal ini dikarenakan kata "semuanya sama saja".
- Semua Peraturan sama saja
Hal ini sebenarnya sudah diperingatkan dalam Firman Tuhan yang pertama dalam kitab kejadian 3: 1-6. Kita melihat bagaimana perempuan melanggar perintah Tuhan Yesus Kristus karena menurut Hawa pohon pengetahuan itu baik dan sedap kelihatannya ( sama seperti pohon yang lainnya) dan memberikan pengertian ( ada hal baru yang baik menurut dia jika mencoba hal tersebut adalah baik ).
Coba kita lihat apa yang terjadi ketika Hawa makan bersama dengan Adam. Dalam kejadian 3;7-8 dikatakan demikian " Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman."