Dasar Pembelajaran Kis 21
Haleluya, Puji Tuhan. Karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus yang luar biasa, kita masih boleh melihat segala kebenaran Allah yang luar biasa. Sehingga kita bukan hanya menjadi penonton maupun orang yang selalu mendengar kata orang, tetapi sebagai pelaku Fiman Tuhan yang berjalan dalam kebenaran dan terang Tuhan yang selalu baru dan nampak kepada semua orang.
Dari pelajaran sebelumnya kita telah belajar bagaimana Allah menyatakan kebenarannya dalam dili Paulus, sehingga paulus sendiri berkata bahwa dia adalah tawanan Roh yang akan ikut rencana Allah dan segala kehendak Allah dalam hidupnya. Karena Paulus sendiri tahu bahwa ketika dia bersama dengan Tuhan Yesus Kristus dan hidup dalam Logika Allah, maka belas kasihan Tuhan Yesus Kristus tetap berlaku dalam hidupnya yang menguatkan orang di sekitarnya serta memampukan dia untuk menempuh segala rencana Allah.
Nubuatan dan Kepastian
Mari kita sambung lagi dalam Kis 21 : 1-3, apa yang kita lihat ? Sesudah perpisahan yang sangat menyedihkan bagi orang-orang di Kis 20: 38, Paulus langsung meneruskan perjalanan dengan berlayar ke Kos dan lanjut lagi ke Rodos, dan dari situ ke Patara dan lanjut ke Fenisia. Perhatikan dalam Kis 21: 3, mempertegas Kis 20: 16 bagaimana tujuan Paulus untuk sampai ke Yerusalem pada Hari Raya Pentakosta. Sehingga ketika ada di persimpangan antara Siprus ( di sebelah kiri ) dan Siria , maka Paulus berlayar melewatinya menuju Siria dan tiba di Tirus.
Dalam Kis 21:4, Mereka harus berhenti sementara di Tirus, sebab muatan kapal harus di bongkar atau di turunkan di kota itu. Maka atas belas kasihan dan kehendak Allah, Maka Paulus dapat mengunjungi murid di sana dan tinggal tujuh hari di Tirus. Maka perhatikan dalam Kis 21: 5, apa yang terjadi sana ? maka kita lompat dulu pada Kis 21: 9 dan 10-11, apa yang kita dapatkan disana ? disana kita melihat :
Bisikan Roh murid murid ( kis 21:5 )
Karunia bernubuat ( Kis 21: 9 )
Nubuatan akan kehidupan Paulus ( Kis 21: 11)
Hal ini sangat menarik. Kenapa? Masih ingat kisah Elia dan Elisa dalam 2 Raja-Raja 2:1–18, apa yang terjadi di sana? Apa kamu melihat kesamaannya ?
Secara singkat, dalam kisah Elia dan Elisa* dalam 2 Raja-Raja 2: 1 dijelaskan perjalanan dimulai dari Gilgal menuju Betel, Yeriko,dan sungai Yordan. Di mana Elia selalu diingatkan oleh orang yang penuh Roh Allah akan apa yang terjadi di setiap tempat yang dia lewati. Hal ini juga merupakan sebuah alegori dalam kehidupak kita, karena gambaran:
Dari perjalanan kita Gilgal (Pengakuan yang sungguh kita kepada Tuhan Yesus Kristus/ pengakuan sebagai anak- anak Allah ) ( H-1 & 2)
membawa kita kepada Betel (pengikatan diri) kepada Tuhan. ( H-3 & H4)
Dari Betel kita dibawa kepada Yerikho ( kepercayaan yang penuh kepada Allah ) (h-5)
Dari Yeriko dibawa ke Sungai Yordan ( Pengharapan apa yang tidak dilihat) ( h-6)
Ketika kita melihat kisah dalam 2 Raja2 2 dan kita melihat posisi Paulus yang merupakan orang yang sudah mendapatkan kepercayaan bahkan gembala (h-6), menjelaskan kepada kita dengan tegas bahwa apa yang Tuhan Yesus Kristus perbuat adalah baik adanya. Sehingga ketika kita yang mendapat kepercayaan dari Allah dalam Tuhan Yesus Kristus, harusnya bisa melewati Betel, Yeriko, dan Sungai Yordan yaitu pertahankan kepercayaan dan pengharapan kita hanya di dalam Dia. (Filipi 4:13)
Kenapa Roh Kudus memberitahukan hal ini kepada orang orang di Tirus dan orang yang ada di rumah Filipus ? Sedangkan hal ini sudah diberitahukan kepada Paulus ( kis 20:23) .
Jika kita perhatikan dalam Kisah Elisa, Allah ingin kita mengenal Dia dan memiliki logika Allah, sedangkan dalam kisah Paulus ini Allah ingin memberitahukan kepada kita bagaimana sikap kita ketika Rencana Allah yang secara lahiriah tidak baik sekalipun berlaku dalam hidup kita dan tahu akan kebenaran yang absolut bahwa Rencana Allah itu yang terbaik. Karena dalam Kis 21: 12-14, dengan sangat tegas bahwa dia siap menjalankan apapun yang terjadi walaupun harus mati . Hal ini menjelaskan bagaimana seharusnya sikap paulus ini menjadi bagian hidup kita dalam menghadapi semua rencana Allah yang berlaku dalam kehidupan ini.
Seperti halnya Tuhan Yesus Kristus, dalam Markus 8 : 31-33 dengan jelas apa yang Tuhan Yesus Kristus katakan Rencana Allahyang terjadi dalam Kehidupan Tuhan Yesus Kristus didunia. Dimana Yesus harus dibunuh. Hal ini membuat Petrus menegur Yesus , tetapi Tuhan Yesus Kristus dengan tegas dalam Markus 8 :33. Bahwa kita yang sudah mengenal Allah dan Logika-Nya harusnya memilikirkan apa yang Allah pikirkan dan bukan pikiran manusia / mengunakan logika manusia.
Bahkan dipertegas dalam Markus 8: 34- 36, bahwa sekalipun orang yang dipercayanya untuk menjadi gembala harus menyatakan kebenaran Allah, walaupun harus kehilangan nyawanya. Karena itulah salib yang harus dipikul dalam pengiringan bersama dengan Tuhan Yesus Kristus. Karena siapa yang kehilangan Nyawanya karena Tuhan, dia pasti selamat karena Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang hidup dan Dialah hidup itu sendiri ( Masih ingat Yohanes 14:6)
Kehendak Tuhan
Sehingga saat ini kita tahu dan kita memahami hal ini, kita tidak perlu takut akan berbagai hal ini. Hidup dalam kebenaran Tuhan Yesus Kristus dan tidak perlu ragu. Seperti Paulus tahu akan rencana Allah, maka mempersiapkan jemaat dan mendoakan mereka ( Kis 21:5B).
Terlebih dalam jemaat di Kaisarea, dimana dalam Kis 21:8 -9 terdapat Filipus ( Kis 6:5 dan Kis 8:5) dan empat orang anak dara yang memperoleh Karunia bernubuat serta pernyataan Nubuat oleh Agabus ( Kis 11: 28 ) tentang bagaimana Paulus akan diikat oleh orang yahudi dan diserahkan ke bangsa lain. Seperti yang kita sudah bahas diatas. Maka ingat satu hal yang paling penting, Rencana Allah tidak pernah akan gagal. Maka seperti jemaat di Kaisarea dalam Kis 21: 14 mereka berkata “Jadilah kehendak Tuhan”.
Maka Yakobus 4:13-15, dengan tegas berkata bahwa segala rencana hidup kita, terutama kita yang sudah berjalan bersama dengan Tuhan ( H-3), harus bersandar atau berlandaskan rencana Allah yang hidup dalam kita. Karena Yakobus dengan jelas bahwa hidup kita seperti uap, karena hari esok pun kamu tidak ketahui. Hal ini dipertegas Tuhan Yesus sendiri dalam Lukas 12:20 & 21
Maka benar apa yang dikatakan jemaat dalam Kis 21: 14 sama persis dengan Yakobus 4:15, jika Tuhan menghendaki atau jadilah kehendak Tuha. Karena dengan demikian hidup kita ada di tangan Tuhan dan bersama Yesus Kristus, kita akan hadapi semuanya.
Maka Kis 21: 15 -16, dengan singkat bahwa setelah beberapa hari mereka tinggal di Kaisarea, Paulus berangkat ke Yerusalem dan turut mersama dengan mereka beberapa murid dan menginap di rumah Manason dari siprus.
Konspirasi dan Gereja Tuhan
Ketika mereka sampai ke Yerusalem ( Kis 21: 17-18), orng rang di Yerusalem sangat senang dan menyambut dengan sukahati. Sehingga paulus bersama sama menghadap Yakobus ( uskup pertama jemaat di Yerusalem ) dan semua penatua turut hadir. Dalam kis 21: 19- 20a menjelaskan bawha paulus memberi salam dan menceritakan secara terperinci atau melaporkan segala hal yang Tuhan Yesus Kristus kerjakan dalam perjalan pelayannya dan hal ini membuat semua yang mendengarkan memuliakan Tuhan Yesus Kristus.
Maka perhatikan Kis 21: 20b - 22, dari penatua penatua itu berkata bahwa sudah banyak orang yahudi yng telah percaya dan mereka semua masih rajin memelihara hukum Taurat. Tetapi mereka mendengar bahwa paulus mengajarkan orang yahudi yang tinggal di bangsa bangsa lain untuk meninggalkan hukum Musa. Sebab menurut mereka, Paulus mengatakan supaya mereka jangan menyunatkan anak anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat orang yahudi.
Hal ini menjadi kegelisahan bagi orang Yahudi dalam Yerusalem, karena mereka masih mempertahankan apa yang seharusnya menjadi dasar pengenalan dan Logika Allah, melainkan tetap mempertahankan gambaran yang telah digenai secara nyata dalam bentuk asli (letterlijk) atau dilakukan secara harfiah, apa adanya, atau persis seperti makna kata-katanya.
Jika kita melihat dalam Kolose 2: 16-19, dengan jelas apa yang dikatakan bahwa segala yang terjadi dalam hukum Musa adalah sebuah gambaran atau bayangan yang semuanya ada di dalam Kristus. Maka dalam Kolose 2:18 - 19 dengan jelas dikatakan kita harus berhati hati kepada orang yang berpura pura dan keras hatinya pada penglihatan dan membesarkan diri oleh pikiran duniawi serta tidak berpegang teguh pada Kepala yang adalah Tuhan Yesus Kristus.
Melihat apa yang dihadapi oleh Paulus dalam Kis 21:20b-22 dan Kolose 2: 16-23, karena ha ini sering kali dijadikan “jebakan” bagi orang percaya. Dimana pada dasar ini , gereja Tradisional berpegang teguh pada dan nilai Nasrasi seperti yang dikatakan dalam Kis 21, Tetapi bagi gereja liberal, dengan ayat dalam kitab kolose 2 ini mencoba mengambil peran untuk meniadakan perjanjian lama secara gambaran Firman Tuhan .
Maka Kolose 3 :1-3, 10 , dengan jelas dikatakan bahwa:
Carilah perkara di atas, dimana Kristus ada ( Mengenal Allah dengan benar / H-1)
Pikirkanlah perkara yang diatas bukan di bumi ( miliki logika Allah / H-2)
Mengenakan manusia baru yang selalu diperbaharuni ( bertumbuh dan berbuah/H-3)
Memperoleh pengetahuan yang benarmenurut gambar Khaliknya ( Manusia yang sempunra / H-6)
Sehingga posisi kita sangat jelas di hadapan Allah dan mengerti akan segala hal yang terjadi dalam gereja Tuhan dan segala Konspirasinya. Kedepannya hal ini akan kta lihat, menjadi cikal bakal terpecahnya dalam tubuh gereja
Dilihat Manusia dan Asumsi Manusia
Maka sekarang perhatikan dalam Kis 21: 23- 25, apa yang terjadi di sana ? ini adalah permintaan para penatua yang dimintakan kepada Paulus untuk membuktikan kepada orang orang Yahudi, Bahwa Paulus masih memelihara hukum taurat dengan mentahirkan diri bersama orang yang bernazar dan membiayai mereka yang bernazar ( Bil 6: 13- 21) . Sehingga kabar yang beredar di kalangan orang Yahudi tentang Paulus dapat dibantah dan urusan bangsa-bangsa lain sudah dituliskan keputusannya sesuai dengan Konsil Yerusalem (Kis 15: 29).
Maka Kis 21: 26, Paulus melakukannya dan memberitahukan bilamana pentahiran akan selesai dan persembahan akan dipersembahkan. Maka perhatikan Kis 21: 27–30, apa yang terjadi? Apa yang menjadi saran dari penatua memiliki kosekensi yang sangat berat. Di mana masa pentahiran tujuh hari dan sampai berakhir, ada orang Yahudi datang dari Asia menghasut orang Yahudi di sana.
Bahkan Dalam Kis 21: 28-29, mereka menyangka paulus membawa orang Yunani masuk ke dalam Bait Allah (Secara tradisi hanya orang Yahudi yang boleh masuk Bait Allah). Karena asumsi orang itu Paulus membawa Trofimus dari Efesus masuk ke dalam bait Allah. Hal ini dikarenakan dalam Kis 20: 4, orang Yahudi itu melihat Paulus membawa Trofimus dalam perjalanannya.
Sehingga apa yang terjadi Kis 21:30, memperlihatkan paulus ditangkap dan diseret keluar Bait Allah dan seketika itu juga semua gerbang Bait Allah di tutup. Inilah yang terjadi ketika melakukan sesuatu untuk dilihat manusia, sehingga membuat sebuah asumsi yang mereka cari menjadi sebuah kebenaran menurut logika manusia.
Konspirasi dunia dan Pertolongan Allah
Perhatikan kembali dalam Kis 21: 31, dalam asumsi manusia yang kacau, mereka melakukan perencanaan jahat untuk membunuh Paulus. Apakah Tuhan Yesus Kristus tinggal diam ? Perhatikan dalam Kis 21: 31b, dengan jelas dikatakan secara cepat kabar itu sampai kepada kepala pasukan, maka Kis 21:32 menjelaskan kepala pasukan bergerak maju dan mendapatkan dia. Sehingga orang-orang yang memukul Paulus pun berhenti karena melihat kepala pasukan dan perwira datang.
Dalam Kis 21:33-34, untuk mengamanahkan situasi, kepala pasukan itu menangkap Paulus dan mengamankannya. Kepala pasukan pun ingin tahu siapa dia dan apa yang dia lakukan. Tetapi karena berdasarkan asumsi dan logika manusia, pastinya tidak ada kebenaran yang benar. Sehingga kis 21: 35 , paulus pun dibawa ke markas. Tetapi apakah konspirasi berhenti? Tentunya tidak , malah mereka berbondong-bondong mengikuti dia sambil berteriak enyahkan dia.
Hal ini sama dengan apa yang Yesus terima ketika masih dalam dunia, dalam Lukas 23:21, Markus 15:13, Yoh 19:6. Di mana jika kebenaran semu yang berasal dari logika manusia, hanya berpikir untuk memusnahkan dengan cara membunuh orang tersebut dengan cara apa pun, termasuk dengan menggunakan tangan pemerintah. Tetapi petrus dengan tegas berkata dalam 1 Petrus 2: 19- 25, seperti Yesus apa yang di terima Paulus pun merupakan kasih karunia Allah dalam kehidupan orang percaya.
Dalam Kis 21:37-39, ketika Paulus berbicara kepada kepala pasukan, apa yang dikira atau asumsi kepala pasukan, Paulus sebagai orang Mesir yang melarikan empat ribu pengacau ke Padang Gurun. Dan hal itu pun dibantah oleh Paulus.
Paulus menjelaskan bahwa dia adalah orang Yahudi dari Tarsus, warga Kilika dan meminta berbicara orang banyak itu dengan memberikan iyarat untuk duduk , ketika suasana sudah tenang dan barulah Paulus berbicara.
Kita akan sambung lagi di bab selanjutnya. Kiranya kita boleh mengerti bawha segala sesuatu boleh terjadi seturut rencana dan kehendak Tuhan Yesus Kristus. Tetapi ingat bahwa apa yang berasal dari Tuhan Yesus Kristus selalu yang terbaik jadi pegang teguh dan jangan goyang.
Karena dalam 1 korintus 15: 58 dengan jelas berkata “Karena itu,saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia “
Tuhan Yesus Kristus tolong kita semua
Amin
