Dasar Pembelajaran: Kis 28
Haleluya, karena begitu besar kasih Allah dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Maka kita Masih boleh hidup Dan bahkan menyelesaikan dalam pasal yang terakhir dalam kitab Paulus ini.
Sebenarnya kis 28 ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah awal dari sebuah rencana Allah yang sangat besar bagi perkembangan gereja kristen “murni “ maupun gereja yang berkembang di barat yang tidak memiliki “darah” Nasrani.
Dimana dari Roma, terjadi perkembangan gereja yang menuju kepada reformasi gereja yang bebas dari tradisi dan budaya serta menjadi kekuatan awal gereja Kristen non-tradisi. Tentu hal yang jadi tidak secara singkat, bahkan sejarah secara umum maupun sejarah Kristen mencatat dengan jelas bagaimana Allah mengambil peran yang sangat besar akan hal itu.
Tetapi ketika kita kembali kisah 28 , kejadian Paulus dari pasal 24 sampai 27 membuktikan dengan sangat jelas bahwa Ketika kita mengenal Allah dengan benar dan berpegang pada segala logika Allah dengan teguh dan setia, Maka logika dunia bahkan dunia sendiri pun akan berusaha keras menjatuhkan hidup kita dengan berbagai cara. Hal ini kita bisa lihat dalam Kis 28
Citra Allah di mata Dunia
Mari kita baca dalam Kis 28:1- 2, apa yang kita bisa lihat dari sana ? benar setelah kejadian pada Kis 27, Atas keputusan Tuhan Yesus Kristus Mereka sampai di Pulau Malta ( Pulau kecil di antara Tunisia dan Italia).
Dan karena kemurahan Tuhan Yesus Kristus pula, mereka disambut baik oleh warga di sana dengan menyalakan api yang besar ( seperti api unggun ) untuk menghangatkan diri dari cuaca yang hujan dan dingin.
Tetapi perhatikan dalam Kis 28: 3, apa yang terjadi di sana? Ternyata ketika Paulus sedang membantu memungut ranting dan letaknya di dalam api, keluarlah seekor ular beludak karena panas api itu dan menggigit tangan paulus. Apa yang terjadi dengan Paulus ? kita lanjut dalam Kis 28: 4 - 6, dengan tegas persona Paulus yang timbul adalah Jahat, orang yang pantas mati, orang yang tidak pernah dibiarkan hidup oleh dewa dewa mereka. Tetapi dengan tegas dalam Kis 28:5 memperlihatkan bagaimana kuasa Tuhan dan otoritas Allah yang berlaku bagi orang yang dipercaya Tuhan Yesus Kristus.
Ketika kita menjadi orang kepercayaan Tuhan, maka otoritas, kuasa serta kondisi kita Tuhan Yesus Kristus dinyatakan sebagai kepunyaan atau milik Allah ( H-4 identitas kita ) sehingga kuasa manapun yang berusaha mengaburkan itu semua akan Tuhan Yesus Kristus hilangkan, sehingga menyatakan kemuliaan Allah. Hal ini terbukti dengan kisa 28: 6, bagaimana “dunia” akan berpikir dia akan mati dan sebagainya, tetapi yang terjadi malah sebaliknya dan bahkan mereka menyangka bahwa paulus adalah dewa.
Ini kita sebagai anak anak yang telah dipilih Tuhan Yesus Kristus dan mendapatkan kepercayaan Allah. Maka anak anak Allah tidak akan pernah ditinggalkan oleh Tuhan Yesus Kristus dan bahkan dia harus memancarkan sinar atau menunjukan dirinya sebagai citra Allah kepada Dunia (H-4) . Seperti dalam Amsal 4:18, dengan jelas dikatakan bahwa “jalan orang benar” merujuk pada pengenalan ( H-1) dan Logika Allah ( H-2) yang hidup di dalam kita sehingga kita dapat bertumbuh (H-3) sesuai dengan kehendak Allah, Sehingga identitasnya terpancar atau dilihat nyata dan tidak dapat dipungkiri lagi oleh orang lain.
Pelayanan tanpa pandang bulu
Setelah identitas kita terpancar, tentu apakah apakah kita diam ? Maka Kis 28: 7-9 menjelaskan dengan tegas. Bahwa dengan kita memancarkan dan memperkenalkan identitas kita, orang akan “berbuat baik” kepada kita dengan apapun alasan mereka. Seperti dalam Kis 28: 7 menjelaskan bahwa dimanapun posisi kita jangan kita mencoba mengambil posisi dalam dunia ini. Melainkan tetap menyatakan diri dengan karakter Kristus yang tidak memandang rendah siapapun dengan kedudukan apapun. Hal ini dijelaskan dengan tegas bagaimana Gubernur yang posisi tertinggi disana ( walaupun dalam kondisi kasus paulus, gubernur itu mungkin adalah posisi rendah bagi pejabat Roma karena di pulau terpencil). Paulus dengan sopan menerima sambutan dari Publius selama 3 hari.
Bahkan ketika ayah dari Publius sakit demam dan disentri ( diare berdarah/ infeksi pada usus) yang dalam catatan sejarah penyakit ini sangat mematikan terlebih dalam sejarah daerah itu pastinya memiliki sedikit cadangan obat. Tetapi dengan tegas Lukas menuliskan bahwa karena doa dan penumpangan tangan paulus atas orang itu, Sehingga otoritas Allah berlaku bagi Ayah Publius dan dia menjadi sembuh. Hal ini tentunya akan menjadi hal yang luar biasa, tetapi apakah karena ayahnya Publius, maka otoritas itu berlaku ? tentu Tidak dalam Kis 28:9 menjelaskan dengan tegas, orang di pulau itu pun membawa orang yang sakit itu dan mereka pun disembuhkan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Perhatikan Kis 28:10, sehingga orang yang dipercaya Tuhan Yesus Kristus dihormati (dihargai) sebagai orang yang mempunyai otoritas yang besar dan dengan kasih persaudaraan yang timbul membuat mereka menyediakan segala sesuatu yang diperlukan sebelum mereka berangkat.
Rencana Allah Vs dewa penolong
Maka kita lanjut dalam kis 28: 11, akhirnya Paulus melanjutkan kembali perjalanan dengan menggunakan Kapal dari Aleksandria yang selama ini berlabuh karena musim dingin. Dan di kapal itu memakai lambang Dioskuri.
Dioskuri "dewa kembar" Kastor dan Poluks —yang pada masa itu dipercaya oleh para pelaut sebagai dewa pelindung pelayaran.
Tetapi apakah dewa ini bisa menolong ? tentu saja tidak , perhatikan Kis 28: 12-13 apa yang terjadi tetap saja. Segala hal yang yang bukan berasal dari Tuhan Yesus Kristus semuanya adalah sia sia. Sehingga dengan jelas Lukas menuliskan bahwa mereka berjalan dengan perlahan menyusuri pantai sehingga akhirnya sampai di Putioli. Ketika orang roma berharap dewa mereka bisa membawa mereka kepada tujuan mereka, tetapi mereka lupa, bahwa mereka membawa Paulus yang adalah orang kepercayaan Allah.
Ketika Paulus di bawa maka kehendak Allah yang lebih berotoritas atas segalanya, sehingga permintaan paulus kepada Tuhan Yesus Kristus dalam surat Roma 1: 10-12 yang sesuai dengan kehendak Tuhan Yesus Kristus yang dinyatakan, agar paulus dapat memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan orang percaya di Roma. Sehingga Kis 28: 14-15 , mereka mengundang paulus untuk datang dan tinggal 7 hari bersama mereka untuk menguatkan mereka. Dan ketika mereka berjalan sudah dekat dengan Roma, mereka bertemu kembali dengan orang orang percaya di Forum Apius ( Terletak sekitar 69-70 km di tenggara kota Roma) dan Tres Tabernae ( Berjarak sekitar 50 km dari Roma, atau sekitar 20 km lebih dekat ke Roma dari Forum Apius.)
Sehingga kis 28: 15b dengan tegas dikatakan “Ketika Paulus melihat mereka, ia mengucap syukur kepada Allah lalu kuatlah hatinya.” , Hal ini membuktikan kepada kita semua jangan pernah mengandalkan manusia atau dewa manapun untuk hidup atau berjalan dalam kehidupan ini. Tetapi andalkan Tuhan Yesus Kristus dalam kehidupanmu, Karena hanya Kehendak Dia yang akan memberikan kasih, sukacita dan damai sejahtera, sehingga kamu bisa mengucap syukur dan menguatkan hati kita kembali ( sesuai dengan Rom 8:28) . Sehinggal kis 28: 16, Paulus tiba di Roma dan mendapatkan kasih tinggal dalam rumah sendiri bersama-sama seorang prajurit yang mengawalnya. Itulah rencana dan kehendak Tuhan Yesus Kristus dalam kasih-NYa buat kita.
Mazhab Paulus ( Kristologi )
Setelah tiga hari Paulus datang di kota Roma ( Kis 28: 17-20 ), Paulus menceritakan kembali apa yang terjadi pada dirinya dari Kis 22: 24 sampai kepada kis 26: 6&7. Hal ini membutikkan bagaimana kondisi orang Yahudi pada masa itu yang sebenarnya mencari sesuatu hal yang ada di depan mata mereka. Tetapi mata mereka terhalang oleh konspirasi politik dan Logika manusia. Hal ini dipertanyakan kepada orang Yahudi di Roma oleh Paulus, bertujuan untuk melihat bagaimana tanggapan mereka tentang kondisi politik yang terjadi di Roma.
Tetapi atas kemurahan Tuhan Yesus Kristus, dengan berani mereka mengatakan bahwa Kis 28: 21 menjelaskan bahwa mereka tidak menerima berita konspirasi politik atau hal hal yang jahat yang ada membawa Paulus sampai kepada Roma. Tetapi dalam Kis 28:22 menjelaskan dengan tegas bahwa orang Yahudi di Roma ingin mempelajari atau mengetahui tentang pikiran tentang mazhab yang Paulus bawa, karena menurut mereka mazhab ini mendapatkan perlawanan di mana mana.
Maka dalam Kis 28:23 dengan jelas mereka menentukan satu hari untuk datang dalam jumlah besar untuk berdiskusi dan paulus menjelaskan dengan tegas tentang kerajaan Allah berbasis kitab Musa dan kitab para nabi. Hal yang dijelaskan paulus adalah posisi Tuhan Yesus Kristsu dalam kitab perjanjian lama dimana dalam kitab Yohanes dengan tegas Yesus sendiri berkata dalam Yohanes 8:58 yang berkata “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada. ". Hal ini merupakan konsep awal dari pelajaran Kristologi atas kehidupan orang percaya. - Tentu hal ini akan kita bahas masa yang akan datang -
Maka Kis 28: 24 -25, ketika diterangkan dengan benar dan sesuai dengan Logika Allah, ada orang yang percaya dan ada orang yang masih tidak percaya. Maka dengan tegas dalam Kis 28:25 Paulus berkata benarlah apa yang dikatakan Roh Kudus kepada nabi Yesaya dalam Yesaya 6: 9-10. Karena hati mereka sendiri sudah menebal seperti lemak dalam Mazmur 119:70, hal ini menjelaskan bagaimana Logika Manusia tidak akan pernah memahami Kristologi. Hanya dengan Logika Allah dan pimpinan Roh Kudus yang dapat memahami segala rencana dan keberadaan Allah itu sendiri dalam hidup manusia.
Dan karena kebodohan mereka menggunakan Logika manusia, Maka Kis 28: 28 dengan jelas membuka lebar kepada orang orang non Yahudi untuk memiliki pengenalan Allah dan Logika Allah yang dipimpin oleh Roh Kudus secara penuh. Karena kis 28: 29 menjelaskan dengan detail bahwa keberadaan mereka hanya kesia siaan, karna mereka pun mempunyai pendapat yang berbeda satu dengan lainnya.
Injil terus berjalan.
Sehingga kIs 28: 30 - 31 menjelaskan dengan tegas bahwa keadaan paulus yang tinggal selama dua tahun di Roma di rumah yang disewa sendiri dan memberikan kesempatan orang untuk datang ke rumahnya. Hal ini merupakan cikal bakal atau awal terbentuknya Gereja barat, dimana rumah biasa dijadikan tempat beribadah dan berkumpul untuk belajar mengenal Allah dan logika Allah. Berdasarkan konsep inilah Gereja barat mengambil tempat untuk beribadah dan berkumpul. Dari sinilah pula Paulus dengan berani mengajarkan segala kebenaran Allah dengan terus terang dan tanpa rintangan untuk mengajarkan tentang Tuhan Yesus Kristus.
Dari sinilah kita belajar dan melihat sejarah gereja Nasrani dan Gereja Kristen mempunyai karakteristik yang sangat berbeda. Sehingga kita bisa memahami dengan benar apa yang terjadi dan menjadi pemisah antara satu dengan lainnya. Kiranya Tuhan Yesus menolong kita semua.
Amin
Kesimpulan
Setelah kita mempelajari Kitab Kisah Para Rasul sebanyak 28 kitab, kita melihat dengan jelas dan memahami dengan jelas bagaimana kita seharusnya dapat mengenal Tuhan Yesus Kristus dan memiliki Logika Allah dengan murni tanpa dicampur oleh tradisi dan budaya.
Tetapi sering kali, kita tanpa kita sadari mencampurkan apa yang tidak seharusnya ada dalam kebenaran Allah hanya karena ingin agar logika manusia ini dapat mengerti kehendak Allah yang luar biasa dalam hidup mereka.
Tetapi Setelah kita pelajari bersama ternyata segala hal yang bukan berasal dari Allah , semua akan sia sia. Tetapi apa yang berasal dari Allah akan terus bertumbuh dan terus berkembang seturut kehendak Allah dan rencana-Nya dalam kehidupan kita anak anak yang mendapatkan kepercayaan Tuhan Yesus Kristus .
Dan biarkan pembelajaran kita, terus kita tekuni dan terus kita bawa sampai kita benar benar mendapatkan bagian dari Allah yang sesuai dan seturut kehendak Allah . biarlah semuanya itu memuliakan nama Tuhan Yesus Kristsus.
Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua.
Amin
